Pilot dan stuntman dari Swiss Yves Rossy yang dijuluki Manusia Jet , menjadi orang pertama yang terbang menggunakan mesin bertenaga jet di punggungnya, yang terbang di atas Grand Canyon , Sabtu lalu.Rossy melayang 200 meter di atas Grand Canyon untuk menyelesaikan delapan menit penerbangan dalam radius lima mil.
Setelan jet custom built yang Rossy kenakan di punggungnya punya berat 120 pounds dan memiliki rentang sayap 79 , mesin jet ini terbang dengan kecepatan rata-rata 200 km / jam dan memiliki empat mesin.
Laki-laki 51 tahun ini melangkah santai ke sisi helikopter sebelum lepas landas menuju langit di atas Guano Point, Reservasi indian, Hualapai.
Begitu telah mencapai ketinggian 8.000 kaki ,Rossy yang pernah menrbangkan jet tempur selama 17 tahun di Angkatan Udara Swiss, melangkah dengan santai, jatuh ke bumi di bawah sebelum menyalakan mesinnya.
Kemudian dengan tampilan mirip dengan Lycard-clad Iacarus berteknologi tinggi , ia melambung 200 kaki di atas ngarai tepi mencapai kecepatan hingga 310km/jam sebelum membuka parasut dan mendarat dengan aman di dasar ngarai.
Rossy mengatakan penerbangan, yang pertama kali di Amerika Serikat, merupakan salah satu pengalaman yang paling mengesankan dalam hidupnya. Previously he has flown his jet suit across Lake Geneva in 2002 and the English Channel in 2008. Sebelumnya ia telah terbang sesuai jet di Danau Jenewa pada tahun 2002 dan Selat Inggris pada tahun 2008.
Setelan jet custom built yang Rossy kenakan di punggungnya punya berat 120 pounds dan memiliki rentang sayap 79 , mesin jet ini terbang dengan kecepatan rata-rata 200 km / jam dan memiliki empat mesin.
Laki-laki 51 tahun ini melangkah santai ke sisi helikopter sebelum lepas landas menuju langit di atas Guano Point, Reservasi indian, Hualapai.
Begitu telah mencapai ketinggian 8.000 kaki ,Rossy yang pernah menrbangkan jet tempur selama 17 tahun di Angkatan Udara Swiss, melangkah dengan santai, jatuh ke bumi di bawah sebelum menyalakan mesinnya.
Kemudian dengan tampilan mirip dengan Lycard-clad Iacarus berteknologi tinggi , ia melambung 200 kaki di atas ngarai tepi mencapai kecepatan hingga 310km/jam sebelum membuka parasut dan mendarat dengan aman di dasar ngarai.
Rossy mengatakan penerbangan, yang pertama kali di Amerika Serikat, merupakan salah satu pengalaman yang paling mengesankan dalam hidupnya. Previously he has flown his jet suit across Lake Geneva in 2002 and the English Channel in 2008. Sebelumnya ia telah terbang sesuai jet di Danau Jenewa pada tahun 2002 dan Selat Inggris pada tahun 2008.
Artikel Terkait:
Teknologi
- Roda Falkrik, Satu-Satunya Lift Putar Untuk Pengangkutan Kapal Laut di Dunia
- Celana Dalam Penghasil Energi Listrik
- Benda Terbesar yang Pernah Dipindahkan Manusia
- 6 senjata sniper tercanggih di dunia
- Gorilla Glass Layar Ponsel Keren Anti Gores dan Pecah
- Daftar 10 Game PC terbaik di tahun 80-an
- 9 Terobosan Teknologi Transportasi yang Paling Aneh (atau Keren)
- Peta baru Counter Strike Markas Osama
- Robot Open Source Qbo dengan Sistem Operasi Linux
- Misteri Teknologi Modern di Masa Lalu (Zaman Purba)
- Robonaut 2, Robot Humanoid Sahabat Para Astronot
- F-22 Raptor, Pesawat Tempur Tercanggih dan Paling Mematikan di Dunia
- Teknologi Kacamata Tembus Pandang Berhasil Diwujudkan
- Konsep Kota Masa Depan yang Menakjubkan
- Bangunan-Bangunan Spektakuler Hasil dari Kejeniusan Manusia
- Otak Buatan Akan Terealisasi 10 Tahun Lagi
- Kekuatan Raksasa Militer Indonesia 1960 Membuat Dunia Takut Kepada Indonesia
- “Fusi” nanotube menghasilkan tenaga
- Teknologi Laser Menciptakan Bentuk Metal yang Baru
- Kamera Tembus Pandang Berhasil Diciptakan
- 10 Teknologi Perintis Komputer Masa Kini
- Ilmuwan Berhasil Ciptakan Nyawa Tiruan
- Mengenal Android
- Asimo Robot Tercanggih di Dunia
0 komentar:
Posting Komentar